Tegar Di Atas Sunnah

Kabar Muslimah

Bakso sehat buatan sendiri

>> Minggu, 29 Juli 2018

Puasa tahun ini tidak terlalu gencar berjualan. Meski jarang beriklan, alhamdulillah rejeki anak anak sholih, ada aja yang belanja. Omset tahun ini alhamdulillah 3/4 nya dari omset tahun lalu.


Ied fithr usai pun, bawaannya masih ingin libur jual online. Masih kebawa suasana?
Yes! Menghabiskan waktu dengan maksimal untuk anak anak dan istirahat yang cukup itu, mebahagiakan.

Salahkah jual online?
Ngga salah. Yang salah karena aku dulu tidak mendelegasikan tugas tugas ke orang lain. Aku me handle semuanya! Tidak mempersiapkan untuk hari ini. Alhasil pilihan lainnya, banyak libur beriklan. 

Yang ku syukuri, alhamdulillah. Ada aja rejeki dari Allah ketika kami membutuhkan.

Kembali ke judul.
Membuat makanan rumahan bukan hal asing. Awal nikah, aku hobby membuat makanan rumahan. Alhamdulillah suami dan anak anak pada doyan. Mood booster banget kan makanan habis.

Hari ini bikin bakso sendiri seperti bakso restoran, rasanya mengembalikan rasa bahagia itu. Yang lama tidak hadir.

Bawaannya jadi galau. Lanjut jualan online ataukah benar benar menyudahinya?

Dulu, meski tidak banyak yang kami punya. Aku bahagia menjadi ibu rumah tangga full time perhatian untuk suami, anak, rumah dan diri sendiri. Walau untuk jajan diluar itu harus nabung dulu harus cermat, dan aku akali dengan membuatnya di rumah, mensiasati uang belanja. Bahkan bisa bersisa! Wuih aku bangga dengan hal ini lho.

Dengan berjualan online, memiliki uang sendiri, bisa berbelanja kapan aja. Bahagia? Hmm semu siy.
Tapo bukan itu. Aku bahagia membuat orang lain bahagia. Yes! Produk yang kutawarkan terjaga kualitasnya, pelajayananku maksimal (inilah kenapa ga bisa mendelegasikan ke orang lain). Aku bahagia ketika mereka happy melihat paketnya datang. 
Alhamdulillah ada buanyaaaak testimoni happy yg masuk. Hanya beberapa yg ku post ke IG bajuanakmuslim.

Yes, saya owner IG bajuanakmuslim
Salam kenal yaaa :)

Read more...

Hati yang retak

>> Selasa, 30 Agustus 2016

Ya, hatiku retak ketika mendapati jug yang baru saja ku keluarkan dari dus nya ternyata retak 💔

Jug yang retak bisa ditukar ke toko asalnya, hati anak yang retak ditukar dimana?

Read more...

Nak,

>> Minggu, 21 Agustus 2016

Subhanallah,


Setiap kali memandangmu dengan dalam
Aku terheran heran tentang penciptaan
Aku merasakan kekaguman tentang sebuah proses

Ta'aruf, menikah, hamil, menjadi ibu.

Di wajahmu aku seolah menonton aktivitas 24 jam ku yang berbeda ketika aku menjadi anak dari ayah dan ibuku.
Seolah aku melihat masa laluku dan hari ini, bersamaan.

Tentang masa depan, semoga engkau tumbuh menjadi hamba Allah yg bertaqwa.

Read more...

Maaf bukan resep Sop Kambing

>> Rabu, 23 September 2015

1 Tahun lalu,

Setelah hewan qurban disembelih, dan kami mendapatkan bagian yang kami inginkan, dipandu mama, aku memasakkan sop kambing.
Dan, surprise, aku menghidangkan sop kambing yang lezat. Tidak amis dan nikmat. Kami menikmati dengkul itu berdua semeja. Yeah! ❤️❤️❤️

Apakah ada hal lain yang membahagiakan selain melihat piring beliau menjadi kosong?
Ntahlah, bagiku, meski semua orang memuji atau memulangkan piring mereka dalam keadaan kosong (baca: tak bersisa karena nikmat), tetap yang terbaik adalah ketika melihat ibuku memakan hidangan buatanku dengan lahap.

Dan tepat di hari kepergiannya, itu yang sedang kulakukan. Aku sedang mempersiapkan sop daging agar ia mau makan karena papa mengabarkan mama kehilangan selera makan sehari sebelum keluar dari rumah sakit.

------
Takbiran, Riuh..
tapi
Rasaku datar..
Ntahlah spt satu keping puzzle yang hilang 

Read more...
English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

tamu

Pengikut

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP