Tegar Di Atas Sunnah

Kabar Muslimah

Air Mata

>> Senin, 30 Agustus 2010

Dzikir menghidupkan hati yang mati
Dzikir menyehatkan hati yang sakit
Dzikir menguatkan hati yang lemah

Siapakah yang tak memiliki nafsu? Berdosa, berbuat khilaf, dan berjalan sombong di bumi Allah..
Hanya hati yang berdzikir kemudian Allah selamatkan ia, rahmati nafsunya sehingga ia menjadi hamba yang senantiasa bernafsu pada kebajikan. Senang pada ketaatan, takut pada kemaksiatan. Nafsu yang muthmainnah.

Tak perlu bertanya apakah aku boleh menangis. Menangislah bila itu melembutkan hati yang mengeras. Menangislah bila ianya karena malu dan rindu yang membuncah pada Allah.
Menangislah! Lupakan pakaian apakah kau lelaki atau wanita.
Karena menangis demikian, bukan bukti kelemahan (cengeng).

Seorang kekasih selalu senang untuk sering menyebut nama kekasihnya. Mengingatnya dalam detik, menit, dan jam. Begitulah cinta bukan? Hanya kekasih yang sering mengingat Nya mendapat sapaan lembut 'wahai jiwa yang tenang', dalam beratnya sakratul maut


0 komentar:

Posting Komentar

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

tamu

Pengikut

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP